Jokowi Adakan Rapat Terbatas Untuk Membahas Dana Kelurahan

Jakarta, Liputan7up.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar rapat hanya terbatas dengan beberapa menteri di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Rapat tersebut mengulas mengenai dana desa atau dana kelurahan.

Jokowi mengatakan, gagasan penyaluran dana desa atau kelurahan bukan satu perihal yang baru. Hingga, ia mengutarakan, program ini tidak ada hubungannya dengan Pemilihan presiden 2019.

Menurut dia, dana kelurahan telah dibicarakan beberapa tahun lalu dan diusulkan oleh beberapa wali kota se-Indonesia yang terhimpun dalam Asosiasi Pemerintah Kota Semua Indonesia (Apeksi).

“Dana kelurahan, saya ingin mengemukakan dana kelurahan tidak muncul tidak diduga,” kata Jokowi saat pimpin rapat hanya terbatas dana desa dan kelurahan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/11).

Bekas Gubernur DKI Jakarta ini mengutarakan, beberapa wali kota tersebut memerlukan dana dalam rencana kurangi arus urbanisasi ke kota-kota besar.

“Menanggapi masukan beberapa wali kota, dalam APBN 2019 pemerintah dengan kesepakatan DPR sudah menganggarkan dana kelurahan Rp 3 triliun,” tuturnya.

Atas penganggaran tersebut, Jokowi juga minta Menteri Keuangan Sri Mulyani selekasnya mempersiapkan proses pencairan dana kelurahan. Hingga dapat digunakan dengan baik.

AGEN SBOBET ASIA | AGEN IDNPOKER | AGEN LIVE CASINO

“Saya ikut meminta Mendagri mempersiapkan kerangka pengawasan dan pelajari supaya pemakaian dana kelurahan menyentuh kebutuhan warga di kelurahan dan perkotaan,” jelas Jokowi.

Source : Liputan7up

Ucapan Jokowi dan JK Ini Bawa Sosok Superhero

Ucapan Jokowi dan JK Ini Bawa Sosok Superhero

Mixberita. Presiden RI Joko Widodo kembali membuat masyarakat geger dengan ucapannya yang nyeleneh. Kali ini, dalam pertemuan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua, Bali, pria yang karib disapa Jokowi ini menjadi keynote speaker di hadapan para delegasi.

Dalam pidatonya, Jokowi menggambarkan kondisi ekonomi dunia. Mulai dari perselisihan yang terjadi di antara negara-negara maju hingga dampaknya bagi perekonomian negara lain seperti negara berkembang.

Jokowi bahkan mengibaratkan apa yang terjadi saat ini seperti dalam Film Game of Thrones. Di mana para negara-negara besar tengah sibuk berperang tanpa memikirkan risiko yang terjadi dari perang itu.

Presiden Jokowi menyeret nama Thanos, musuh besar di film Avengers: Infinity War, dalam pidato di World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, Vietnam.

Hal tersebut rupanya untuk menggambarkan sumber daya alam umat manusia di hadapan para pemimpin negara di acara yang digelar 12 September 2018, waktu setempat.

“Kondisi perekonomian dunia saat ini digambarkan seperti dalam Avengers: Infinity War. Perang yang tak terbatas. Sosok bernama Thanos mengancam memusnahkan setengah populasi bumi, karena ia percaya sumber daya planet bumi terbatas,” tulis akun resmi Presiden Jokowi di Instagram.

kartuhokicoeg

Namun, Jokowi mengatakan bahwa Thanos keliru. Menurutnya, sumber daya alam untuk umat manusia sesungguhnya tidaklah terbatas.

“Akan tetapi, ternyata Thanos keliru. Di hadapan sejumlah pemimpin negara yang hadir pada World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, siang tadi, saya mengatakan bahwa pada kenyataannya sumber daya untuk umat manusia tidak terbatas,” Jokowi menambahkan.

Jokowi menyatakan, perkembangan teknologi contohnya, telah menghasilkan peningkatan efisiensi, memberikan kemampuan untuk memperbanyak sumber daya lebih dari sebelumnya. Beliau menambahkan, ekonomi kita saat ini lebih ringan dalam hal berat dan volume fisik.

“Dalam 12 tahun terakhir, total berat dan volume televisi, kamera, pemutar musik, buku, surat kabar, dan majalah telah tergantikan oleh ringannya ponsel pintar dan tablet,” tulisnya.

Jokowi juga mencontohkan bagaimana pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang besar dan berat, mulai digantikan dengan panel surya yang tipis dan ringan.

Tak hanya itu, Jokowi juga menegaskan bahwa negara-negara di ASEAN harus mencegah perang dagang menjadi “perang yang tidak terbatas”.

Mengutip laman Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, sosok Thanos menurut Jokowi bukanlah seorang individu, tapi sebuah kepercayaan yang salah bahwa untuk mencapai keberhasilan bagi semua, yang lain harus mengalah.

Source : Mixberita.com